Latest Post

Tutorial jQuery Ajax Bagian 1
Pada tulisan sebelumnya mengenai Pengenalan jQuery, kita telah mengenal apa dan bagaimana jquery. Saatnya kita mempelajari lebih lanjut bagaimana membuat aplikasi Ajax menggunakan jQuery. Library jQuery mempunyai fungsi-fungsi khusus untuk pembuatan Ajax. Dengan menggunakan jQuery, kita dapat melakukan request data TXT, HTML, XML, PHP bahkan JSON dari server menggunakan metode GET atau POST.
Salah satu fungsi yang disediakan oleh jQuery yang berkaitan dengan Ajax adalah fungsi load(). Fungsi load() berfungsi untuk mengambil data dari server dan menempatkannya ke dalam elemen HTML.
Sintaks :
$(selector).load(url,data,callback)
Parameter url adalah alamat atau nama file di server yang akan kita ambil atau panggil
Parameter data bersifat opsional, adalah pasangan key dan value yang dikirim ke server.
Parameter callback bersifat opsional, adalah fungsi yang dieksekusi jika data diambil.
Contoh :
Misal kita punya file data.txt, yang isinya :
Hai ini adalah konten dari file data.txt
Lalu kita buat kode ajax untuk me-load konten dari data.txt, berikut contoh kode contohload.html
<html>
<head>
<script type="text/javascript" src="jquery.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
$("#tombol").click(function(){
$('#teks').load('data.txt');
});

});
</script>
</head>
<body>
<div id="teks">

</div>
<button id="tombol" type="button">Klik Ini</button>
</body>
</html>
Dari contoh di atas, pertama-tama kita ambil file jquery.js dapat kamu download di www.jquery.com atau di sini. Apabila kita mengklik tombol Klik Ini, maka akan segera menjalankan fungsi load file data.txt dan memasukkannya ke dalam innerHTML <div id=�teks�>.
Sekarang mari kita lihat contoh jika memanggil file berupa PHP dan mengirim kan beberapa data atau parameter untuk diolah di sisi server.
contohload2.html
<html>
<head>
<script type="text/javascript" src="jquery.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
$("#tombol").click(function(){
$('#teks').load("data.php","nama=desrizal&email=drz@desrizal.com",beritahu());
});
});

function beritahu(){
alert("sudah diambil datanya");
}
</script>
</head>
<body>
<div id="teks">

</div>
<button id="tombol" type="button">Click Me</button>
</body>
</html>
Pada contoh di atas kita melakukan request ke server untuk memanggil file PHP data.php dan mengirimkan parameter-parameter dan nilainya dengan metode GET. Kemudian meng-eksekusi fungsi beritahu().
<?php
echo "Anda mengirim parameter nama dengan nilai : <b>".$_GET['nama']."</b> <p>";
echo "Email : <b>".$_GET['email']."</b>.";
?>
Download Source Code

Sumber : Web Development - drzpost.com 


Belajar Javascript Dasar untuk Pemula
Buat kalian yang lagi belajar membuat website, pasti sudah belajar HTML kan? nah saatnya kalian mulai belajar javascript. Apa sih javascript itu? Yuk kita lihat tutorial belajar javascript untuk pemula ini.

Tutorial Javascript

Apa sih javascript itu? Javascript adalah bahasa pemograman untuk web, javascript berjalan di sisi client atau browser. Di mana kita menulis kode javascript? Kode javascript biasanya ditulis bersamaan di dalam kode HTML. Bisa ditulis di teks editor seperti notepad.
Biasanya javascript ditulis di antara tag <script> dan </script>
Apa sih gunanya atau fungsinya javascript? Javascript berguna untuk membuat website kita lebih dinamis, lebih interaktif dan lebih keren tentunya hehe..
Yuk langsung aja kita lihat contoh kode-kode javascript:
Javascript alert:

Berikut kodenya:
<script>
function munculalert(){
alert("Hai Selamat Datang");
}
</script>
Dengan Javascript kita juga bisa mengubah style object HTML, seperti kode javascript untuk mengubah tulisan menjadi warna merah:
Tulisan ini akan ganti warna

Berikut kodenya:
<script>
function gantiwarna(){
document.getElementById("tulisan").style.color = "red";
}
</script>
Bagaimana? menarik bukan pemograman javascript ini..Buat kamu yang pengen belajar lebih lanjut silahkan download ebook belajar javascript di sini

sumber : Web Development - drzpost.com


PHP merupakan bahasa pemograman untuk membuat suatu website yang sangat populer di dunia. PHP berjalan di sisi server. Buat kamu-kamu yang baru akan belajar PHP, yuk kita belajar bersama dasar-dasar PHP.

1. Pengenalan PHP

  1. Apa Itu PHP?
  2. Instalasi PHP
  3. Sintaks PHP
  4. Variabel di PHP
  5. Operator di PHP
  6. Kondisional di PHP
  7. Looping (Pengulangan) di PHP

1. Apa Itu PHP?

  • PHP adalah singkatan dari PHP : Hypertext Preprocessor
  • PHP adalah bahasa scripting server-side, artinya di jalankan di server, kemudian outputnya dikirim ke client (browser)
  • PHP digunakan untuk membuat aplikasi web
  • PHP mendukung banyak database (MySQL, Informix, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL, Generic ODBC, dll.)

2. Instalasi PHP

Untuk menjalankan PHP anda perlu Web Server seperti Apache, PHP Interpreter, MySQL sebagai database. Saat ini ada banyak paket PHP+Apache+MySQL yang memudahkan anda untuk instal PHP dengan mudah. Silahkan Download di salah satu situs-situs berikut, kemudian ikuti petunjuk instalasi masing-masing paket.
Kode PHP di jalankan di browser, terlebih dahulu harus dijalankan Apache Web Server, kemudian di browser dijalankan di localhost.
Misal kita buat file php, yaitu : tes.php, yang disimpan di document root  atau folder www maka di browser kita ketik url di alamatnya adalah : http://localhost/tes.php

3. Sintaks PHP

Kode PHP di tulis di teks editor, sama halnya seperti HTML. Kode PHP bisa digabung atau disisipkan dengan kode HTML, Javascript, CSS dan script lainnya untuk membuat halaman web.
  • Penulisan kode PHP harus di awali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>
  • Untuk mengakhiri baris kode PHP harus diberi tanda titik koma (;) di akhir baris kode PHP
  • Untuk penulisan komentar di awali tanda // atau antara /* dan */
Contoh :
<html>
<body>
<?php
echo "Hello World";
//ini komentar, tidak akan dieksekusi
?>
</body>
</html>
Pada contoh di atas, di browser akan tercetak tulisan Hello World

4. Variabel di PHP

Variabel di PHP diawali dengan tanda dollar ($) diikuti dengan nama variabel. Nama variabel adalah case-sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil adalah berbeda. Contoh :
<html>
<body>
<?php
$teks="Hello World";
echo $teks; //Hasilnya Hello World
?>
</body>
</html>
Untuk menggabungkan dua variabel atau lebih gunakan operator titik (.) atau langsung ditulis diantara tanda kutip, contoh :
<?php
$txt1 = "Hello World";
$txt2 = "1234";
$nama = "Desrizal";
echo $txt1."-".$txt2 ; //Hasilnya Hello World-1234
echo "Nama saya : $nama"; //hasilnya Nama saya : Desrizal
?>

5. Operator di PHP

Operator Aritmatika

Operator Deskripsi Contoh Hasil
+ Penambahan 3 + 4 7
- Pengurangan 12 - 6 6
* Pengalian 3 * 3 9
/ Pembagian 4 / 2 2
% Modulus (sisa hasil pembagian) 5 % 2
10 % 8
10 % 2
1
2
0
++ Penambahan satu satu x = 6
x++
x = 7
-- Pengurangan satu satu x = 9
x--
x = 8
Contoh :
<?php
$x = 10;
$y = 4;

$a = $x + $y;
echo $a."<br>"; //hasilnya 14

$b = $x - $y;
echo $b."<br>"; //hasilnya 6

$c = $x * $y;
echo $c."<br>"; //hasilnya 40

$d = $x / $y;
echo $d."<br>"; //hasilnya 2.5

$e = $x % $y;
echo $e."<br>"; //hasilnya 2
?>

Operator Pembanding

Operator Deskripsi
== Sama dengan
!= Tidak sama dengan
> Lebih besar dari
< Lebih kecil dari
>= Lebih besar sama dengan
<= Lebih kecil sama dengan
Contoh :
<?php
$x = 10;

if($x > 10){
echo "X lebih besar dari 10";
}else if($x == 10){
echo "X sama dengan 10";
}else if($x < 10){
echo "X kecil dari 10";
}
//Hasil X sama dengan 10
?>

Operator Logikal

Operator Deskripsi
&& Dan
|| Atau
! Bukan
Contoh :
<?php
$x = 10;
$y = 5;
if($x > 8 && $y < 6){
echo "TRUE";
}else{
echo "FALSE";
}
//Hasilnya TRUE
?>

6. Kondisional di PHP

Kondisional berguna untuk mengecek suatu kondisi dan melakukan suatu kode jika kondisi tersebut benar atau salah.

if

Sintaks :
if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}
Contoh :
<?php
$x = 10;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}
?>

if - else

Sintaks :
if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}else{
kode yang dijalankan jika salah
}
Contoh :
<?php
$x = 5;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}else{
echo "X tidak sama dengan 10";
}
?>

if - else if - else

Jika anda membutuhkan kondisi yang banyak
Sintaks :
if(kondisi 1){
kode yang dijalankan jika kondisi 1 benar
}else if(kondisi 2){
kode yang dijalankan jika kondisi 2 benar
}else if(kondisi 3){
kode yang dijalankan jika kondisi 3 benar
}else{
kode jika salah satu kondisi di atas tidak ada yang benar
}
Contoh :
<?php
$nilai = 80;

if($nilai >= 85){
echo "A";
}else if($nilai >= 70 && $nilai < 85){
echo "B";
}else if($nilai >= 60 && $nilai < 70){
echo "C";
}else{
echo "D";
}
?>

switch

Sama seperti if - else if - else, berguna jika membutuhkan kondisi yang banyak
Sintaks :
switch(ekspresi){
case kondisi1 :
kode yang dijalankan jika kondisi1 benar;
break;
case kondisi2 :
kode yang dijalankan jika kondisi2 benar;
break;
case kondisi3 :
kode yang dijalankan jika kondisi3 benar;
break;
}
Contoh :
<?php
$buah = "mangga";
switch ($buah) {
case "apple":
echo "buahnya adalah apple";
break;
case "mangga":
echo "buahnya adalah mangga";
break;
case "jambu":
echo "buahnya adalah jambu";
break;
}
?>

7. Looping (Pengulangan) di PHP

for

Berguna untuk pengulangan yang sudah ditentukan terlebih dahulu awalnya berapa, dijalankan sampai kondisi bagaimana.
Sintaks :
for(awal; kondisi; penambahan){
kode untuk dijalankan
}
Contoh :
<?php
for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo $i."<br>";
}
?>
while
Berguna untuk menjalankan suatu kode terus menerus selama kondisi bernilai TRUE
Sintaks :
while(kondisi){
kode untuk dijalankan;
}
Contoh :
<?php
$i=1;
while($i<=5)
{
echo "Nomor : " . $i . "<br />";
$i++;
}
?>

foreach

Perulangan untuk array yang mempunyai nilai
Sintaks :
foreach (array as $value){
statement
}
atau
foreach (array as $key => $value){
statement
}
Contoh :
<?php
$arr = array("satu", "dua", "tiga");

foreach($arr as $key => $value) {
echo "Key: $key; Value: $value<br />\n";
}
?> 
 
 
Sumber : Web Development - drzpost.com  


Belajar Dasar HTML untuk Pemula
HTML merupakan bahasa yang digunakan untuk mendesain atau membuat halaman website. HTML merupakan singkatan dari Hyper Text Mark up Languange. Yuk kita belajar dasar-dasar HTML, seperti di mana menulis kode HTML, cara menyimpannya, cara menampilkannya di Browser serta bagaimana sintaks kode HTML ini

Di Mana Menulis Kode HTML

Di mana sih kita bisa menulis kode-kode HTML? Kita bisa menulisnya di teks editor seperti Notepad, atau bisa langsung di program pembuat website seperti DreamWeaver.
File HTML biasanya berekstensi .html atau .htm atau bisa juga berakhiran .php, .asp dan sebagainya jika anda melakukan pemograman website dari sisi server seperti PHP atau ASP

Sintaks Kode HTML

Kode HTML atau biasa juga disebut tag HTML ditulis di antara kurung siku < dan >, contoh <html>, <body> dan sebagainya.
Biasanya kode HTML ada pembuka atau penutup, contoh pembuka <html> maka ditutup atau diakhiri dengan </html>, di mana terdapat garis miring di tag HTMLnya.

Struktur Halaman website menggunakan HTML

Dalam membuat desain halaman website menggunakan HTML terdiri 2 bagian, yaitu:
  • Biasanya kode HTML ditulis di antara tag <html> dan </html>
  • Kepala atau header, biasanya ditulis di antara tag <head> dan </head>. Bagian header ini tidak akan ditampilkan di halaman browser, biasanya hanya berupa informasi yang berguna bagi serach engine atau juga informasi yang berguna bagi browser kita.
  • Badan atau body, biasanya ditulis di antara tag <body> dan <body>. nah di sinilah kita mulai mendesain atau membuat halaman website kita yang biasa kita lihat di browser kita
OK daripada bingung-bingung, langsung saja kita lihat contoh kode HTML

Contoh Kode HTML

OK pertama-tama bukalah Notepad di komputer anda dan tulislah kode HTML berikut:
<html>

<head>
<title>Belajar Website</title>
</head>

<body>
Hai, teman-teman aku belajar website
</body>

</html>
Lalu simpanlah kode tersebut dengan nama belajar.html, jangan lupa pada bagian Save as type pilih All Files (*.*). Setelah selesai disimpan, bukalah file tadi, maka hasilnya seperti berikut:
Belajar HTML 1
Ok, coba perhatikan tulisan Belajar Website, tidak ditampilkan di halaman website, tetapi di bagian headernya browser sebagai informasi bagi pengguna.
Nah bagaimana teman-teman..gampang kan? ok kita akan lanjut mengenai cara memformat tulisan di HTML


Sumber : Web Development - drzpost.com 


Belajar Dasar CSS bagi Pemula
Buat kamu-kamu yang sedang belajar membuat website pasti pernah mendengar apa itu CSS. Yup CSS biasanya digunakan untuk mengatur format atau gaya suatu elemen HTML dalam mendesain suatu halaman website. Buat kalian yang pengen belajar CSS dari dasar, yuk kita ikuti aja artikel berikut.

Apa itu CSS?

CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets. CSS adalah kode untuk mengatur bagaimana elemen HTML ditampilkan dalam suatu halaman website. Elemen HTML dimaksud di sini adalah tag-tag HTML misalnya, tag <body>, <p>, <table>, <div> tag tag atau kode HTML lainnya yang digunakan dalam mendesain HTML.

Di Mana dan Bagaimana Menulis Kode CSS

Di mana kita bisa menulis kode-kode CSS? sama halnya seperti HTML, kita menulis kode CSS di teks editor seperti notepad atau bisa langsung di aplikasi pembuat website seperti MS Frontpage atau Dreamweaver.
Kode CSS biasanya di tulis di file yang sama dengan file tempat kode-kode HTML kita, yang bisa saja ber-ekstensi .html, .php. .asp
Contoh, file : index.html, kalian ketik kode di bawah di Notepad, lalu save as index.html. Jangan lupa save as type: All File (*.*)
<html>
<head>
<style>
p{font-size:17pt;}
</style>
</head>
<body>
<p>
Ini adalah paragraf yang diformat menggunakan CSS
</p>
<div style="border:red 1px solid">
Ini juga di atur menggunakan CSS, di mana kode CSS langsung ditulis di tag atau elemen HTML
</div>
</body>
</html>
Jika kita lihat kode di atas:
Kode CSS bisa ditulis di antara tag <style> dan <style>
Kode CSS juga bisa ditulis langsung di dalam element HTML yang ingin atur formatnya <div style="border:red 1px solid">
Output dari kode di atas adalah:
Belajar CSS
Kode CSS bisa juga di tulis di file terpisah, dengan menyimpannya ber-ekstensi .css
Contoh: ketiklah kode di bawah di notepad lalu simpan dengan nama gaya.css
p{font-size:17pt;}
Lalu bagaimana cara menyatukan file css di atas ke dalam kode HTML kita, cukup menulis kode berikut di dalam kode HTML kita:
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="highlight.css">

Syntax CSS

Setelah kalian tahu di mana dan bagaimana cara menulis kode CSS, sekarang kita mulai belajar kode CSS. Aturan sintaks penulisan kode CSS adalah sebagai berikut:
selector {property: value}
Selector: adalah tag atau element HTML yang ingin diatur gaya atau formatnya, misalnya p, table, body, div dan lainnya
Property: adalah kode CSS untuk mengatur format element HTML. Misalnya font-size, border, background-color, dan lainnya.
Value: adalah nilai dari property CSS di atas, misalnya nilai font-size kita set 17pt

Lebih Lanjut dengan Selector CSS

Jika kita lihat sintaks CSS di atas, selector adalah tag atau elemen HTML yang akan di atur. Ada macam-macam cara memilih selector:
  1. Selector Normal
    Yaitu, kamu langsung menulis tag HTML apa yang akan diatur format CSS nya.
    Contoh:
    body {color: black}

    p {font-family: "sans serif"}

    p
    {
    text-align: center;
    color: black;
    font-family: arial
    }
  2. Selector Grouping
    Anda bisa menggroup-kan elemen-elemen HTML yang akan diformat CSS nya, mungkin karena formatnya sama. Contoh:
    h1,h2,h3,h4
    {
    color: blue;
    }
  3. Class Selector
    Biasanya kita ingin mengatur suatu paragraf atau div dengan format yang berbeda-beda, maka kita bisa buat kelas-kelas. Contoh:
    <html>
    <head>
    <style>
    a.menu{color:black;text-decoration:none}
    a.judul{color:blue;font-size:15pt}
    </style>
    </head>
    <body>
    <center>
    <a href="index.php" class="menu">Home</a> |
    <a href="teknologi.php" class="menu">Teknologi</a> |
    <a href="ekonomi.php" class="menu">Ekonomi</a>

    <p>

    <a href="artikel1.html" class="judul">Ini adalah judul artikel</a>

    </body>
    </html>

    Pada contoh di atas terlihat kita memilih selector a untuk tag <a>, lalu kita buat kelas-kelas dengan cara memberi titik (.) diikuti nama kelas.
    Jika anda membuat kelas, jangan lupa di tag HTML ditambahkan properti class="nama kelas"
     
  4. ID Selector
    Selain menggunakan kelas, kita juga bisa menggunakan id selector, caranya: kode atau tag HTML yang akan diatur CSSnya kita kasih id, yaitu dengan menambahkan properti id="nama-id" pada tag HTMLnya.
    Contoh:
    <html>
    <head>
    <style>
    #biru {color:blue}
    #hijau {color:green}
    </style>
    </head>
    <body>
    <p id="biru">
    Tulisan ini diformat berwarna biru
    </p>

    <p id="hijau">
    Tulisan ini difromat berwarna hijau
    </p>

    </body>
    </html>

Property CSS

Setelah kita mengetahui bagaimana cara memilih elemen atau tag HTML mana yang akan diformat CSS, saatnya kita mengatur format dari HTML. Property CSS adalah kode css untuk mengatur format atau gaya dari elemen HTML yang ingin ditampilkan di halaman website kita.berikut beberapa property CSS yang biasa digunakan, untuk selengkapnya bisa kalian lihat di w3schools.com
Properti CSS Deskripsi Value/Nilai Contoh
background-color Untuk mengatur warna latar warna: green, blue, #ff9900, dll p {background-color: green;}
font-size Mengatur ukuran tulisan ukuran tulisan: 1pt, 2pt, 7pt, 3px, 5px, dll a {font-size:10pt}
color Untuk mengatur warna tulisan warna: green, blue, #ff9900, dll #biru {color: blue}
border Untuk mengatur border atau bingkai suatu objek html warna: green, #ff9900
tebal: 1px, 2px
Style: solid, dashed, dotted, double
div {border: 1px dashed red}


Sumber : Web Development - drzpost.com

Add caption
Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. Di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I�jazul Quran (Mukjizat Al Quran). Diskusi yang berjalan cukup santai namun sarat akan ilmu.

Ahmad adalah seorang mahasiswa salah satu PTS di Jakarta dengan program studi Matematika. Seorang calon pengabdi masyarakat dengan ilmunya. Ahmad selalu berupaya mengaitkan Al-Qur�an dengan bidang studinya matematika. Ahmad sering berkutat dengan angka-angka dalam Al-Qur�an.

Ahmad pun memulai diskusi. �Subhanallah alquran itu bener-bener mukjizat. Saya pernah baca di Internet bahwa ternyata kata Yaum (hari) di dalam alquran sebanyak 365 kata sama seperti jumlah hari dalam satu tahun, kata syahr (bulan) disebutin 12 kali sama kayak jumlah bulan dalam satu tahun, sab�u (minggu) disebutin 7 kali sama dengan jumlah hari per minggu. Belum lagi kata-kata yang berlawan kata. Misalnya ad dunya 115 kali, al akhiroh juga 115 kali. Malaikat 88 kali sedangkan asy syayathin 88 kali juga. Al hayat 145 kali begitupun dengan Al Maut yang juga 145 kali. Belum lagi angka 19 yang disebutin dalam alquran surat Al Mudatsir ayat 30. Sebetulnya masih banyak tapi mending antum liat di internet aja nafsi-nafsi, tinggal tanya mbah google ketik key word nya keajaiban angka dalam alquran,� Celoteh Ahmad sekaligus mengakhiri presentasinya.

Tiba giliran Ranid memaparkan pengetahuannya seputar masalah mukjizat Quran. Ranid memang sangat menyenangi diskusi-diskusi tentang kajian Islam berhubung program studi Ranid adalah bahasa Arab yang ia geluti di salah satu Ma�had Lughoh di Jakarta. Maka ia akan memaparkan sepengetahuannya tentang I�jazul Quran dari sudut pandang bahasa.

Setelah mengucapkan basmalah seraya memuji Allah dengan hamdalah, serta sholawat kepada Nabi SAW. Ranid pun mulai berkata �Mumtaz! ustadz Ahmad mantep dah penjelasannya, giliran ane ya? Gini jadi mukjizat kalo diliat dari segi bahasa maka secara sederhana dapat diartikan sebagai 'senjata' untuk melemahkan terhadap tantangan dakwah yang ada. Contoh di zaman nabi Musa AS berhubung waktu itu sihir sedang ngetrend-ngetrendnya maka Allah kasih mukjizat nabi Musa AS 'menyerupai' sihir, tapi bukan sihir, dengan tongkatnya yang terkenal. Bisa berubah jadi ular, ngebelah lautan, dsb. Trus di zaman nabi Isa AS berhubung waktu itu ilmu kedokteran lagi maju-majunya maka Allah kasih kepada nabi Isa AS mukjizat yang berhubungan dengan dunia pengobatan. Nah, di zaman Rasul SAW pada masa itu kaum jahiliyyah terkenal akan syairnya yang luar biasa Indahnya. Maka Allah pun memberikan kepada Nabi SAW berupa alquran sebuah mukjizat yang begitu sangat tinggi dan sarat akan nilai sastranya.�

Ranid masih melanjutkan pemaparannya �bahkan Allah nantangin mereka kaum kafir untuk buat satu surat saja yang semisal dengan alquran. Coba ente berdua buka Al-Baqoroh ayat 23
'dan jika kamu meragukan Al-Quran yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) maka buatlah satu surat semisalnya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah jika kamu orang yang benar,'
dan dilanjutan ayatnya, bahwa Allah sudah kasih garansi, mereka pasti gak akan mampu ngebuatnya.

Pernah ada kisah tentang Musailamah Al-Kadzdzab yang coba-coba buat alquran tandingan. Salah satu suratnya niru-niru al-fiil. Dan surat gadungan itu ditertawakan banyak orang karena diliat dari sisi bahasa dan maknanya betul-betul jelek. Dan satu hal lagi cuma alquran kitab suci yang bisa dihafal oleh jutaan manusia walaupun manusianya itu sendiri pun tidak mengetahui arti alquran. Bahkan uniknya juga, hafalannya tersebut lengkap sampai titik dan komanya. Subhanallah maha benar Allah dalam firmanNya 'dan sungguh Kami mudahkan Al-Quran untuk peringatan' Al-Qomar ayat 17,� Ranid pun mengakhiri makalah yang dibawakannya.

Selanjutnya giliran Ilmi yang mendapat giliran menjelaskan mukjizat quran berdasarkan studi yang ia geluti. Ilmi adalah seorang mahasiswa IT di salah satu PTS di Jakarta. Berbeda dengan kedua orang sahabatnya tadi, Ikhwan lajang ini tengah mengerjakan tugas akhir dalam perkuliahannya. Hal ini dikarenakan Ilmi terlebih dahulu kuliah selepas SMA daripada Ahmad dan Ranid yang sempat menunda jenjang akademisnya.

Lengkap dengan stelan kacamata khas para hacker di film Hollywood, Ilmi pun memulai pembicaraannya. �sebenernya ane belum mau mengatakan ini mukjizat atau gak? terus terang ane gak berani. Tapi salah satu point yang pernah ane dengar dalam seminar Qur�an bahwa kenapa Qur�an disebut mukjizat tak lain dan tak bukan adalah karena kebenarannya dalam 'meramal' masa depan. Betul gak Ran?� Ilmi bertanya pada Ranid. Ranid pun mengiyakan pernyataan Ilmi dengan mengaggukan kepala, seolah tak mau kehilangan pemaparan dari Ilmi sahabatnya.

Ilmi melanjutkan �surat al-lahab contohnya, di situ Allah memastikan bahwa Abu Lahab bakalan tetep kafir dan masuk neraka. Dan ketika surat itu turun di Mekkah, Abu Lahab ternyata masih hidup. Sekarang coba antum bayangin kalo seandainya Abu Lahab itu tergerak hatinya untuk masuk Islam atau pun pura-pura masuk Islam maka Al-Quran akan dipertanyakan kebenarannya dari dulu sampai sekarang. Ataupun di surat Ar-Rum di situ dijelaskan bahwa Romawi bakalan menang melawan Persia. Dan itu subhanallah terjadi beberpa tahun kemudian. Setelah pada peperangan yang sebelumnya Romawi kalah maka pada peperangan selanjutnya Romawi menang telak.


Dan satu lagi peristiwa fathul Mekkah di surat Al-Fath. Allah memastikan kaum Muslimin akan memasuki Mekkah setelah sekian lama hijrah ke Madinah. Dan subhanallah hal itu terbukti.�

Fenomena Al-Fisbukiyyah dalam Al-Qur'an

�Ah itu mah dari aspek sejarah Mi, coba dari aspek IT sesuai sama studi ente?� Tanya Ranid seolah menantang Ilmi. �Weitss, tenang-tenang ane kan belum selesai jelasinnya, ana lanjut ya!� Jawab Ilmi. �Nah berhubung tadi ane bilang ana gak berani nyebut ini mukjizat atau nggak, maka ane akan bilang ini kehebatan Quran.� Ilmi masih melanjutkan, sementara kedua rekannya Ahmad dan Ranid masih terus diam dan menyimak kata per kata yang akan terlontar dari mulut Ilmi. �ente berdua tau gak, bahwa sejak 1400 tahun yang lalu alquran sudah menyinggung tentang Facebook dan kawan-kawannya?!� Ahmad sang Cagur (Calon Guru) tertegun diiringi dengan tertawa kecil seolah tak percaya statmen Ilmi. Lain lagi dengan Ranid yang masih berpikir dan mencari-cari bahwa apakah benar kata Facebook ada di dalam alquran. Dengan mencoba mentashrif pola-pola fi�il.

Ilmi meneruskan kembali pemaparannya �Ahmad, coba ente berdua buka surat Al-Ma�arij ayat 19-21

"'Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. Dan apabila mendapat kebaikan dia jadi kikir.'

Ayat ini menjelaskan fenomena jama�ah "Al-Fisbukiyyah" secara umum. Coba ente-ente liat wirid-wirid mereka.

Kebanyakan isinya keluh kesah. Temanya udah mirip sinetron mendayu-dayu sampai bikin air mata keluar. Sakit dari mulai bisul, cantengan, jerawat, sampai ayan di update di status. Cuaca juga gak ketinggalan. Dikasih hujan, ngeluh gak bisa kemana-mana. Dikasih panas ngeluh kepanasan. Segala maksiat juga disebarin di muka umum. Masalah duit abis, rezeki seret terus dan terus di suguhkan. Ibadah juga ada beberapa yang dipublikasikan puasa, sedekah, tapi alhamdulillah ane belum menemukan ada orang yang lagi sholat update status 'lagi roka�at dua nih' naudzubillah kalo sampai ada!� canda Ilmi.

Ahmad dan Ranid pun tertawa dan mengaminkan ucapan Ilmi. �Terus di ayat setelahnya dikatakan 'apabila dapat kebaikan maka ia kikir.' Ane rasa betul ayat tersebut. Coba ente berdua hitung ada beberapa orang yang update status semisal alhamdulillah dapet rezeki, buat yang mau ditraktir harap tunggu di depan masjid. Kira-kira ada gak status kayak gitu. Giliran dapat rezeki yang melimpah pada pelit gak mau orang lain pada tau, tapi giliran ditimpa musibah di share kemana-mana.�


�Ah, lo iri aja kali jangan sok jaim deh?!� Kali ini Ahmad yang bertanya kepada Ilmi. Ilmi pun menjawab �ane rasa jaim itu perlu, dalam konteks JAIM, Jaga-Iman berkaitan dengan hal malu, ane tidak mengharamkan update status, akan tetapi alangkah baiknya update-nya itu yang baik-baik pokoknya temanya mengajak kebaikan dari quran, hadits, sahabat, ataupun salafush sholih. Inget akh dalam hadits riwayat Bukhori dikatakan Jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu. Ulama bilang bahwa jika kita udah gak malu sama Allah dan tidak merasa diawasinya maka tunaikan saja hawa nafsumu dan lakukan apa yang kau inginkan.� Jawab Ilmi.

Ranid tak menyangka sahabatnya Ilmi dapat menarik dan mengaitkan surat Al-Ma�arij ayat 20-22 dengan fenomena Facebookers yang bergentayangan di dunia maya. Alhamdulillah bertambah satu lagi pengetahuan Ranid pada hari itu. Sungguh Ranid sejatinya sudah sering membaca atau bahkan menghafalkan surat ini. Namun dikarenakan kurang men-tadabbur-i ayat ini maka alangkah kagetnya ia mendengarkan penjelasan yang dipaparkan oleh sahabatnya Ilmi.

Diskusi kali ini pun berkahir seiring dikumandangkannya adzan maghrib sebagai pertanda masuknya waktu sholat maghrib

Sumber :
mukminsehat.multiply.com



A.    Pengertian
1.    Suharsimi Arikunto (1998:99) variabel penelitian adalah objek penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian.
2.    Ibnu Hajar (1999:156) yang mengartikan variabel adalah objek pengamatan atau fenomena yang diteliti.
3.    Sutrisno Hadi (1982:437) variabel adalah semua keadaan, faktor, kondisi, perlakuan, atau tindakan yang dapat mempengaruhi hasil eksperimen.
4.    M. Nazir (1999:149) variabel adalah konsep yang mempunyai bermacam-macam nilai.
5.    Variabel adalah gejala atau obyek penelitian yang bervariasi, contoh: 1) variabel jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), 2) variabel profesi (guru, petani, pedagang).

B.    Macam-macam Variabel
1.    Variabel Kuantitatif.
a.    Variabel diskrit ( nominal,kategorik) yaitu variabael 2 kutub berlawanan. Contoh:
1) Kehadiran : hadir, tidak hadir
2) Jenis kelamin : laki-laki, perempuan.
b.    Variabel kontinum
1)    Variabel  Ordinal : variabel tingkatan. Contoh: Satria terpandai, Raka pandai, Yudit tidak pandai.
2)    Variabel Interval: variabel jarak. Contoh: jarak rumah Anto kesekolah 10 km,
sedangkan Yuli 5 km maka vr intervalnya adalah 5 km.
3)    Variabel Ratio: variabel perbandingan (sekian kali). Contoh: berat badan Heri 80 kg, sedangkan berat badan Upi 40 kg, maka berat badan Heri 2 kali lipat Upi.

2.    Variabel Kualitatif adalah variabel yang menunjukkan suatu intensitas yang sulit diukur dengan angka. Contoh : kedisiplinan, kemakmuran dan kepandaian.

3.    Variabel Independen (Pengaruh, Bebas, Stimulus, Prediktor).
Merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat).

4.    Variabel Dependen (Dipengaruhi, Terikat, Output, Kriteria, Konsekuen).
Merupakan variabel yang dipengaruhi atau akibat, karena adanya variabel bebas.
Contoh: Pengaruh Iklan Terhadap Motivasi Pembelian. Iklan = Variabel Independen Motivasi Pembelian = Variabel Dependen.

5.    Variabel Moderator.
Merupakan variabel yang mepengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan
antara variabel independen dengan dependen. Variabel ini sering disebut sebagai
variabel independen kedua. Contoh: Anak adalah variabel yang memperkuat hubungan suami isteri. Pihak ketiga adalah variabel yang memperlemah hubungan suami isteri.

6.    Variabel Intervening (Antara).
Merupakan variabel yang menghubungkan antara variabel independen dengan variabel dependen yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan namun tidak dapat diamati atau diukur. Contoh: Hubungan antara Kualitas Pelayanan (Independent) dengan Kepuasan Konsumen (Intervening) dan Loyalitas (Dependen).

7.    Variabel Kontrol.
Merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
Contoh: Apakah ada perbedaan antara tenaga penjual (sales force) yang lulus D3 dan S1 maka harus ditetapkan variable control berupa gaji yang sama, peralatan yang sama, iklim kerja yang sama, dan lain-lain. Tanpa adanya variabel kontrol maka sulit ditemukan apakah perbedaan penampilan karyawan karena faktor pendidikan.


C.    Daftar Pustaka

http://www.abeeayang.com/2009/04/01/variabel-penelitian/
http://nilaieka.blogspot.com/2009/03/langkah-6a-menentukan-variabel.html

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.